Tuesday, April 17, 2007

Ada apa denganmu wuk?

Cerita gunung kidul yang menyeramkan

gunung kidul itu gunung yang istimewa, ada kolam renang, kolam ikan dan mata air yang cerah. pada suatu hari ada 7 orang pendaki gunung. pendaki gunung itu mau tinggal diatas gunung.
pada saat pendaki gunung mendaki, salah satu pendaki membunuh salah satu temannya yang mengejeknya "pemuda yang lelet" tentu temannya marah, akhirnya sampai pada ujung gunung mereka membuat tenda, namun salah satu teman pendaki gunung terkena penyakit yang membuat temanya mati dan menular namun pada saat temannya memberi obat temannya menular 1 langsung pada dirinya dan temannya hanya yang tersisa 4 orang pendaki yang masih bertahan sampai akhirnya kedua temannya meninggal.

keempat pendaki gunung turun dari gunung dengan selamat tapi salah satu teman ada yang kena penyakit digigit suatu binatang yang sangat menyengat yaitu tawon sampai temannya harus menggendong. dan akhirnya keempat temannya jatuh kejurang dan semuanya meninggal dunia dan sekarang gunung kidul aman.

dan pada suatu saat ada rombongan orang yang akan menginap diatas gunung kidul mereka adalah rombongan band yang ingin berlibur pada suatu saat salah satu rombongan menemukan mayat pendaki gunung yaitu saudara salah satu rombongan band.
salah satu rombongan band ingin bunuh diri karena ingin menyusul saudara. temannya menolak bunuh diri karena akan berbahaya. akhirnya mereka semua bersama-sama bunuh diri. sebelum bunuh diri band akan menulis surat dan akhirnya mereka mati bersama. sekarang gunung kidul menyeramkan karena banyak yang mati disana sekarang gunung kidul tidak aman dan sekarang gunung kidul menjadi menyeramkan. tamat 16 april 2007. salma.

Itu cerita terbaru Salma yang dibuat dalam waktu 10 menit dan disodorkan aku pagi ini dari beberapa cerita yang sering ditulisnya di buku atau kertas. Aku ketikan disini tanpa menambah dan mengurangi.
Sebelum baca aku udah duga isi ceritanya... dan seperti yang udah² tiap dia habis nulis cerita pasti dia minta aku baca dan nanggepin, dan seperti biasanya untuk membuat dia senang aku baca sekilas dan udahnya aku selalu bilang "Bagus", dan dengan tambahan "tapi bisa gak lain kali ceritanya jangan yang serem²?". Salma ngangguk².
Pas dia sekolah, aku baca lagi, kali ini serius dan aku kok malah ketawa ya.
Gimana menurut kalian? Ini cerita lucu, seram atau Sadis?.

Hampir semua cerita yang ditulisnya (8 bln belakangan ini) menggambarkan kematian, pembunuhan, kecelakaan atau hantu gentayangan. Beberapa cerita emang tokohnya princess yang awalnya hidup bahagia di istana yang megah dengan taman bunga berwarna warni tapi ujung²nya terbunuh juga oleh penyihir atau mati karena dimakan ular... atau princess yang baik hati memelihara beberapa ular tapi akhirnya siular dimasak karena princess kelaparan karena dibuang raja ke hutan.. iiihhh sadis bener.
Pantaskah cerita² begituan ada di imajinasi seorang Salma yang baru 9th 4bln? Diwaktu santai kita biasa ngobrol, dan aku pernah tanya kenapa cerita dia selalu nyeremin gitu? dia jawab "kan lagi musim Ibu".Aku juga udah bilang, cerita begitu ga pantes buat anak², apa dia jawab? "Aku cerita kan buat Ibu, bukan untuk anak²". Aku juga pernah bilang, kalau cerita yang diakhiri dengan happy end lebih aku sukai, dia bilang "Mulai sekarang, Ibu harus siap dengan cerita yang sad end" , OMG.

Itulah yang buat aku kadang mikir..., Ada apa dengan Salma? kenapa cerita²nya selalu begitu? Apa ini karna salahku?.
Pas film kuntilanak, bangku kosong dan hantu jeruk purut main di bioskop, dia ajak nonton dan aku menurutinya. Aku pikir sih untuk sekedar hiburan, pengalaman, dan mendidik dia untuk ga takut.
Emang berhasil sih... yang dulu tiap dia mau pipis tengah malem selalu bangunin aku padahal pintu KM bisa aku liat dari tempat tidur, sekarang ga lagi.
Salma dulu suka ogah kalo malem² (diatas jam 8) disuruh ambil sesuatu dikamar atas atau digudang (lantai 2 rumah kami kosong) sekarang dia ga pake ngebantah lagi, bahkan kalo ada suara dari atas karna mungkin tikus jatuhin sesuatu ato kucing yang lagi pesta makanan diatas genting, dialah yang pertama berinisiatif naik untuk lihat ada apa, aku ikutan ngendap² dibelakang dia..., malah pernah di jam 11 malem sendirian naik!. (pas itu aku lagi sakit ga bisa bangun).
Trus pas di Lawang Sewu ada tour bawah tanah (tempat buat suting uji nyali, dan itu tempat emang bawah tanahnya dijaman belanda dulu tuh buat penjara dan tempat penyimpanan mayat), Salmalah yang antusias pengen masuk dan aku yang ga bisa tidur malemnya.

Tapi jauh sebelumnya aku juga pernah ajak dia nonton film yang pantes buat anak² seperti Petualangan Sherina (PS), 100 jam petualangan Joshua (PJ), Shrek II, Shark tale, Madagaskar, Harry Potter 2,3,4 dan hampir barengan dng film² horor nonton juga Eragon, Denias dan terakhir Naga Bonar II.

Biasanya beberapa bulan setelah film main dibioskop, vcdnya keluar dan aku beliin dia film yang menurutku gak bosenin untuk ditonton seperti PS, dan film² animasi yang aku juga suka. Dan tentu aja HP 1-4 yang dia sendiri yg minta dan sampai sekarang masih sering dia tonton sampe ngelotok cerita dan ucapan² mantra sihirnya.

Aku juga biarin dia nonton film Jalangkung, Mirror (tanyang ulangnya juga tetep dia tonton), rumah pondok indah atau film² yang dibintangi Suzanna yang lagi tanyang di TV. Aku biarin dia nonton 'Hidayah' , 'Rahasia Illahi' dan sinetron sejenis... yang katanya sinetron religi, tapi ga sedikit pula yang berakhir jadi pocongan & hantu.

Aku akui, aku emang kurang bisa menyaring apa yang layak dan tidak untuk dia tonton di TV, buat aku asal dia bersikap manis, nurut dan sudah belajar or ngerjain PR aku ga mau ribut soal itu... Salma kalo dilarang suka ngambek. Aku gak mau tambah pusing denger rengekan dia atau liat dia cemberut setelah aku capek dari pagi pe malem ngurus tetek bengek urusan rumah... Toh dia juga masih suka lihat Sponge Bob, chalk zone, Tom & Jerry, etc dan aku masih dengar ketawanya yang keras kalo ada yang lucu.

Padahal aku juga rajin beliin dia buku² cerita & vcd yang pantas untuk anak², tapi aku ga tau kenapa semua cuma 1 kali baca & liat dan udah itu gak disentuh lagi... kecuali ya HP tadi, dan kapan hari waktu film 'terowongan casablanca' diputer, dia minta nonton, karena aku bosan (jengkel juga, kok film indo horor mulu) aku bilang aja "paling juga ntar diputer di tv" atau pas kita ke mall kebetulan lewat di toko cassete dia bilang "Ibu film itu udah ada tuh" (film² horor yg pernah dia liat) aku tau artinya dia minta dibeliin... dan lagi² aku jawab "nunggu aja, ntar juga main di tv" ... ngga banget deh koleksi film horor... untung dia diem aja, kalo ngerekpun yah ribut.. ribut deh.

Akan tetapi... (kok kek timbul ye) aku takut juga ini akan berdampak dengan perkembangan psikologisnya, pernah aku tanyakan ke teman yang seorang guru (aku pikir dia taulah soal perkembangan anak), tanggapannya gak memuaskan dan malah aku diketawain.
Pernah juga aku konsultasikan ke temen yang dokter, dng alasan yang sama, dia bilang aku suruh bawa dia ke spikiater anak... wah ga ah, mahal kaliiii.Aku curhat ke papinya soal ini, dia bilang "Gpp kok, Salma masih dalam proses belajar, masih berkembang, nanti juga berubah sesuai umur dan lingkungannya"

Aku pikir² lagi, Papi bener... paling gak apa yang papi bilang bisa buat aku sedikit lega.
Dulu waktu salma baru berumur 3 tahunan juga pernah bikin aku khawatir, selain suka ajak ngobrol boneka dia lebih sering ngomong sama tembok, ya tembok.. jadi dia akan berdiri ngadep kedinding lalu cerita, ngobrol atau malah ketawa²..., waktu aku tanya ngomong sama siapa sih?, dia bilang temen, ya udah aku biarin aja kan ga ada salahnya punya "teman" asal ga bahaya... itu berlangsung kira² 1 tahun & lama-kelamaan juga kebiasaan itu hilang sendiri.

Aku jadi inget dulu.. masa kecil aku terjejali dengan berbagai jenis film, secara Bapak dulu kerja di dept penerangan, so nonton film gratis..., dari film ratapan anak tiri, yang santet²an, dukun²an, babi ngepet, sundel bolong (yang jaman dulu dibintangi Ratno Timoer, Yati Surahman), semua film Suzanna, film Oma Irama, film coboy, India sampai filmnya Rano karno... ga ada satupun yang mempengaruhi perkembangan mental aku. Masa remajaku dulu tetep manis dan normal² aja.
Dan kini bisa dibilang aku termasuk orang yang benci dukun, ga suka rhoma irama, ga percaya nyi roro kidul, ga suka kekerasan apalagi dar der dor, ga suka film India (kecuali Kuch kuch hota hai) dan penakut... bangeeettt.
foto tulisan salma bercerita bisa dilihat disini dan disini

 
Copyright © Salma's Story